Follow us on Facebook

Theme Support

Jumat, 31 Maret 2017

Instalasi Puppy Linux

Sistem Operasi Puppy Linux dapat dijalankan dengan beberapa cara. Pada umumnya sistem operasi ini dijalankan dengan booting Live CD, tetapi kita dapat pula mengintstall nya ke hard disk maupun flash disk.

Harddrives, partitions and filesystems

Sebuah harddrivre dapat dibagi menjadi satu atau lebih partisi. Jika kita membuat beberapa partisi di hardrive, tiap partisi akan muncul sebagai sebuah harddrive di sistem operasi tersebut. Dengan kata lain : meskipun kita memiliki sebuah harddrive di PC kita, kita akan melihat memerapa (virtual) harddrive di windows atau linux. Windows akan mengidentifikasi drive dengan huruf misalkan drive D, drive d: drive E dan seterusnya. Tiap partisi mempunyai jenis file system sendiri umumnya adalah NTFS atau FAT32.

Di linux, hardrive dialamati sebagai /dev/hda atau /dev/sda. Jika komputer kita mempunyai dua harddrive maka ia akan dialamati sebagai /dev/hdb atau /dev/sdb. Partisi diberi nomor secara berurutan, dimulai dengan angka satu. Partisi harddrive pertama dialamati sebagai /dev/hda1 (yaitu drive c di windows), partisi kedua dialamati /dev/hda2, dan seterusnya. Linux dapat bekerja dengan beberapa jenis filessystem seperti ext2,  dan ext3. Linux juga dapat bekerja dengan filessystem windows.

Instalasi Frugal dengan menggunakan Puppy Universal Installer

Instalasi Frugal menyalin image dari CD Puppy Linux ke hard drive. Pada saat booting, Puppy diloading ke dalam memori komputer (RAM) . Loading ini dari hard drive lebih cepat daripada dari CDROM.. Instalasi frugal menggabungkan keunggulan dari booting dari CDROM (menghindari malware) dan harddrive (cepat).

Langkah :
Start “Menu | Setup | Puppy universal installer”.  Pilih medium mana Puppy Linux akan diinstall.
Pada praktek kali ini bisa dicoba diinstall di harddrive cadangan (jika tersedia) atau dapat juga di flash disk (jika tersedia).
Jika tidak tersedia maka praktikan dapat menggunakan fasilitas Live CD dari Puppy Linux untuk menjalankan Puppy Linux.

Jika terdapat beberapa harddrive, pilih salah satu.

Kemudian klik pada tombol next, di partisi mana kita akan menginstall Puppy Linux.



Klik Ok di dialog Box













Kita harus menentukan apakah kita menginginkan instalasi Frugal atay Full.

Ubah instalasi direktori dan klik OK










Files sekarang disalin dari CD ke harddrive. Instalasi selesai. Pada dialog box berikutnya, klik OK


Karena kita sudah mempunyai Sistem Operasi di komputer kita (Windows dan SO Puppy :Linux), kita memerlukan boot loader. Boot loader adalah program pertama yang dieksekusi (dijalankan) setelah komputer nyala. Program ini memberi pilihan kita sistem operasi mana akan di start up untuk dijalankan.

Start instalasi boot loader GRUB di menu
“Menu | System | Grub bootloader config”.  Kemudian
Pilih “simple installation” and click “OK”.
















Di dialog box berikutnya pilih “standar” dan klik OK.

Sekarang kita harus menentukan GRUB boot loader disimpan. Hal ini dapat ditulis di partisi sistem file Linux. Maka, tentukan satu partisi yang kita buat.


Tentukan GRUB boot loader. Pilih Master Boot Record “MBR” dan klik “OK”.


Klik OK pada dialog box berikutnya.

Instalasi komplit. Slanjunta adalah mengkonfigurasi GRUB boot loader sehingga Puppy Linux dapat dibooting.

Konfigurasi  GRUB boot loader :

Buka file  “menu.lst”.  Kita akan menemukan file tersebut di direktori /boot/grub di partisi kita menginstall file GRUB misal /dev/hda2 in our example.

Start “Menu | Filesystem | Pmount mount/unmount drives” dan klik di tombol  “MOUNT” sebelah “/dev/hda2”

Tombol berubah menjadi  “UNMNT




Start “Menu | Filesystem | ROX-Filer file filemanager”.


Klik kanan mouse dan pilih  “Window | Enter Path”.


Isi lokasi direktori disamping “Goto: /mnt/hda2/boot/grub/


Kita sekarang berada di folder  /mnt/hda2/boot/grub/


Gunakan tombol mouse kanak untuk me-klik di file  “menu.lst”.


Dari menu context yang muncul, pilih “File menu.lst | Open As Text”.


Sekarang kita dapat melihat isi file menu.lst.
























Edit file


title Puppy Linux 4.00 frugal (on /dev/hda2)
rootnoverify (hd0,1)
kernel /puppy400/vmlinuz pmedia=idehd psubdir=puppy400
initrd /puppy400/initrd.gz

(catatan: tergantung pada drive apa kita mengambil boot-nya. Kita harus me-set beberapa parameter ke salah satu usbflash, usbhd, usbcd, ideflash, idehd, idecd, idezip, satahd, scsihd atau scsicd. Jika kita menginstall file GRUB ke partisi /dev/hda2, kita perlu mengubah parameter  rootnoverify, termasuk nomor partisi dan no drive linux dikurangi satu, sehingga jika  file GRUB di /dev/hdb3, buat “rootnoverify (hd1,2)”.















Hasil adalah sebagai berikut :


beri komentar dengan memberi tanda (#) sebelum tiap baris berikut :







Terlihat sebagai berikut :

Perubahan yang perlu sudah dilakukan, sehingga file seharusnya terlihat sebagai berikut:







Simpan file dengan memilih “File | Save”  di menu program. Keluar dari teks editor. Tutup ROX file manager. Klik tombol “UNMNT” di sebelah /dev/hda2




Tombol berubah menjadi “UMOUNT”



Klik tombol “QUIT”.
Keluar dari Puppy dan reboot komputer  :  “Menu | Shutdown | Reboot computer”.

Ketika kita me-reboot komputer, kita akan ditanya apakah kita ingin menyimpan session. Tekan Enter/Return untuk memilih entry  “SAVE TO FILE”.

0 komentar:

Posting Komentar